Buntut Rangkaian Aksi Unjuk Rasa, Polisi Segel Tanah Manggala

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Buntut dari rangkaian aksi unjuk rasa pihak keluarga maupun Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Anti Mafia Tanah (Amanah) lokasi Tanah Manggala, di Kelurahan Manggala, Makassar sudah dipasangi garis polisi, Selasa (1/9/2020) siang tadi.

Aktivitas pengerukan material dan pembangunan dihentikan. Sejumlah alat berat juga diamankan di lokasi.

Ahli waris pemilik tanah Manggala, Andi Firdaus Fachruddin, menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah bergerak memenuhi harapan masyarakat.

“Kami berharap kejahatan besar yang terstruktur dan tersistem ini dibongkar dan di tindak secara tegas sesuai hukum,” kata Firdaus usai meninjau lokasi siang tadi.

Menurutnya, perilaku mafia tanah yang digawangi oknum pejabat BPN dan lainnya telah merugikan keluarganya, baik secara materiil maupun inmateriil selama puluhan tahun. Sebab lokasi seluas 55,7674 hektare yang telah dimenangkan melalui putusan Mahkamah Agung sejak tahun 1999 itutak kunjung diterbitkan sertifikatnya oleh BPN.

Rekomendasi dari lembaga semisal DPRD Makassar hingga pimpinan DPR RI juga diabaikan. Termasuk didalamnya hasil keputusan rapat bersama antara BPN semua tingkatan, Ahli Waris H Fachruddin Dg Romo, Pemprov Sulsel, Pemkot Makassar, Koperasi Beringin Kota Makasssr, KPRI Toddopuli Pemprov Sulsel, Pihak Kepolisian dan lainnya.

“Kami mematuhi semua rekomendasi dan prosedur hukum selama ini, namun pihak BPN tak menjalankan putusan hukum dimaksud, termasuk berbagai putusan rapat dan rekomendasi dari lembaga DPR,” sesalnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...