Di Lumbung Air, Warga Kekeringan

ILUSTRASI. Kekeringan

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA – Air bersih makin sulit didapatkan warga Kelurahan Benjala, Kecamatan Bonto Bahari. Padahal wilayah mereka lumbung air.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Benjala, Syamsul Kusuma Wijaya, mengatakan, sumber mata air Lotong-lotong yang ada di wilayahnya didistribusikan ke sejumlah kecamatan di Bulukumba.

Syamsul bersama warga lainnya telah melakukan berbagai upaya agar saluran pipa PDAM masuk ke Benjala, namun tidak mendapatkan hasil maksimal. Mulai dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) maupun aspirasi ke DPRD namun tidak ada tindak lanjut.

“Bertahun-tahun kami berteriak tapi tidak ada yang peduli, kami hanya butuh air bersih,” ujarnya seperti dikutip dari Harian Fajar (Fajar Indoesia Network Grup), Senin, 31 Agustus.

Selain itu, pada 2019 telah dibangun saluran pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Benjala. Namun hal itu kembali bermasalah karena hingga detik ini belum difungsikan.Padahal proyek itu sudah selesai pekerjaan pada akhir 2019. Termasuk telah dilakukan serah terima pekerjaan pada Februari 2020.

“Kalau sudah serah terima berarti sudah bisa difungsikan, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda, ini proyek siluman, asal kerja saja,” tegasnya.

Oleh karena itu, Jaya sapaan akrabnya melakukan aksi demostrasi. Mereka menyegel sumber mata air Lotong-lotong sebagai bentuk kekecewaanya. “Kami akan buka jika PDAM mau berjanji agar warga Benjala juga menikmati air bersih,” tambahnya.

Komentar

Loading...