Irenanda dan Linda Kurniawati Bawa Uang Bansos Covid-19 Rp135 Juta, 4 Kawanan Rampok Beraksi

Olah TKP perampokan duit bansos. Foto: Istimewa/RMOL

FAJAR.CO.ID, PURWAKARTA — Duit bantuan sosial (bansos) yang dialokasikan Kementerian Sosial (Kemensos), untuk penanganan dampak Covid-19 raib dirampok.

Perampokan tersebut dialami oleh Staf Desa Salem bernama Irenanda (20) dan Bendahara Desa Situ, Kecamatan Pondoksalam bernama Linda Kurniawati (29) di Jalan Kampung Sawah Tengah, Desa Pasawahan Kidul, Kecamatan Pasawahan, Purwakarta, pada Senin (31/8) sekitar pukul 09.00 WIB.

Bantuan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada lima desa di Kecamatan Pondoksalam, Purwakarta itu jumlahnya tak kurang dari Rp135 juta.

Selain menggondol duit, kawanan rampok juga melukai kedua korban hingga terkapar di tengah jalan. Dalam rekaman CCTV di salah satu rumah warga di TKP, tampak sepeda motor yang dikendarai dua pegawai desa itu diikuti empat kawanan perampok yang menaiki dua sepeda motor.

Setelah menganiaya dua pegawai desa tersebut kawanan begal itu kabur membawa uang bansos.

Tak lama kemudian dua pegawai desa yang tergeletak di pinggir jalan dengan tubuh penuh luka itu ditemukan warga. Menurut Sekretaris Desa Situ, Amin, perampokan itu berawal kedua korban pulang mengambil uang dari salah satu bank di Purwakarta.

Uang tersebut, awalnya untuk disalurkan kelima desa di Kecamatan Pondoksalam di antaranya yakni Desa Situ, Sukajadi, Parakansalam, Salem dan Desa Galudra.

“Tetapi di tengah jalan, sekitar 200 meter dari Kantor Desa Situ, motor korban dipepet dua motor perampok. Setelah menganiaya kedua korban, para perampok kabur membawa uang yang baru diambil korban dari bank. Diduga korban telah diikuti kawanan perampok dari bank,” kata Amin.Selanjutnya, kedua korban dilarikan ke RSUD Bayu Asih untuk mendapatkan perawatan dan kasus ini ditangani oleh Polsek Pasawahan. Kapolsek Pasawahan AKP Edi Tejo Sukmono membenarkan peristiwa tersebut dan kini tengah dilakukan penyelidikan.

Komentar

Loading...