Kabar Bahagia Bagi Siswa, Mahasiswa, Guru dan Dosen di Bulan September

Mendikbud Nadiem Makarim. Ilustrasi Foto: Humas Kemendikbud

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan, bahwa bantuan subsidi kuota internet selama empat bulan mulai dicairkan pada bulan September hingga Desember 2020.

Siswa akan mendapat 35 GB per bulan, sedangkan guru akan mendapat 42 GB per bulan. Selain itu, perguruan tinggi juga mendapatkan bantuan dengan rincian mahasiswa dan dosen 50 GB per bulan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim berharap, kebijakan ini bisa menjadi jawaban atas kecemasan masyarakat dalam menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah kesulitan ekonomi akibat terdampak pandemi.

“Kami sedang mengakselerasi secepat mungkin agar bisa cair,” kata Nadiem di Jakarta, (31/8).

Untuk subsidi kuota guru akan dibiayai melalui realokasi anggaran Program Organisasi Penggerak (POP) yang diundur pelaksanaannya ke tahun 2021.

Kemendikbud juga memastikan, bahwa semua pelajar mendapatkan bantuan pulsa internet untuk belajar daring. Bahkan, bagi sejumlah sekolah di zona hijau yang telah menggelar pembelajaran tatap muka.

“Itu bagi semua siswa diberi, rencananya awal September,” kata Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Jumeri.

Terkait teknisnya, kata Jumeri, sekolah harus melakukan pendataan nomor telepon siswa untuk mendistribusikan subsidi pulsa internet. Nantinya, data tersebut dimasukkan ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Setiap peserta didik yang punya HP didaftarkan sekolah, dan sekolah sudah punya daftarnya. Karena setiap wali kelas punya grup Whatsapp, dari itu didata dimasukkan Dapodik,” terangnya.

Komentar

Loading...