Letjen Kiki Syahnakri: Tidak Fair Dong Bila hanya TNI yang Disalahkan

Ketum Pimpinan Pusat Purnawirawan TNI AD Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri. Foto: tangkapan layar YouTube

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketum Pimpinan Pusat Purnawirawan TNI AD Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri ikut mengomentari peristiwa penyerangan terhadap Polsek Ciracas, Jakarta Timur, pada 29 Agustus 2020.

Menurut mantan wakil Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini, ada hubungannya antara kejadian yang menimpa Prada MI dengan penyerangan Polsek Ciracas. Sayangnya, sampai saat ini belum terungkap apa penyebabnya.

“Kalau melihat kasus ini dari penjelasan di media, menurut Pangdam Jaya, Prada MI mengalami kecelakaan tunggal dan menginformasikan ke teman-temannya dikeroyok preman. Bukan oleh polisi loh ya,” tutur Kiki dalam kanal Hersubeno yang diunggah, Selasa (1/9).

Menurutnya, ada tanda tanya besar apakah ada hubungannya antara Prada MI yang malami kecelakaan tunggal atau dikeroyok preman dengan penyerangan Polsek Ciracas. Menurut Kiki, pasti ada hubungannya cuma ini yang belum terungkap.

“Karena belum terungkap itu makanya saya belum bisa bicara banyak tentang hal ini,” ujar Alumnus Akademi Militer 1971 itu.

Kiki menambahkan, hal itu perlu diwaspadai semua kelompok masyarakat termasuk oleh pimpinan TNI.

Sekarang ini banyak pihak menyalahkan TNI terkait kasus penyerangan Polsek Ciracas.

Memang, kata Kiki, penyerbuan itu tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun. Namun, coba semua pihak melihat masalah ini lebih luas.

“Tidak fair dong bila hanya TNI yang disalahkan. Makanya harus diungkap kasus ini. Kalau ada hubungannya dengan preman, premanisme harus ditertibkan dong, bukan hanya TNI,” cetusnya.

Komentar

Loading...