Mantan Kepala BPN Denpasar Tewas Mengenaskan, Ada Senjata Api

Aparat kepolisian dari Polda Bali melakukan olah TKP di toilet Kejati Bali usai bunuh diri eks Kepala BPN Badung Tri Nugraha, Senin malam. Foto: Istimewa/Radar Bali

FAJAR.CO.ID, DENPASAR – Mantan Kepala BPN Denpasar dan Badung Tri Nugraha tewas dengan cara tragis pada Senin (31/8) malam.

Tri Nugraha tewas diduga dengan cara menembak dada kiri menggunakan senjata api (senpi) saat berada di toilet Kejati Bali. Tak lama setelah kejadian, polisi langsung melakukan olah TKP di toilet lantai dua Kejati Bali, Denpasar, untuk menemukan alat bukti yang tercecer di lokasi kejadian.

Ditemui di lokasi kejadian, Direskrimum Polda Bali Kombes Dodi Rahmawan menerangkan bahwa penyelidikan untuk memperkuat bukti-bukti dan penyebab kematian korban.

Penyelidikan juga dilakukan untuk mengetahui jenis senjata yang korban pergunakan untuk menembak dada kiri hingga akhirnya tewas. “Kami juga menyelidiki sekaligus memastikan jenis senjatanya, bukti kepemilikan senjata,” kata Dody.

Menurutnya, Polda Bali juga akan menyelidiki bagaimana bisa sepucuk senjata api bisa masuk, bahkan dipakai oleh Tri Nugraha untuk menembak dirinya sendiri hingga tewas.

“Dan prosedur penerimaan kok bisa senjata masuk. Kami akan cek semuanya. Makanya kami kumpulkan bukti-bukti, mencari saksi-saksi,” ujarnya.

Saksi yang akan diperiksa juga terdiri dari para penyidik kejaksaan yang sebelumnya memeriksa DNA mengawal Tri Nugraha saat kejadian.

“Semuanya yang terkait dengan saksi di TKP baik itu dari PH (penasehat hukum) maupun penyidik kejaksan yang menangani, kami akan koordinasi dengan Kejati untuk mengambil keterangan dan mengkroscek dengan bukti-bukti yang kami temukan untuk segera kami lakukan rekonstruksi,” tambahnya.

Komentar

Loading...