Mutasi 76 ASN, Bawaslu: Adnan-Kio Bisa Didiskualifikasi

Pelantikan pejabat di Pemda Gowa. (Dok. Humas Gowa)

FAJAR.CO.ID, GOWA– Pendaftaran calon kepala daerah di KPU Gowa, baru dibuka, Jumat, 4 September. Hanya saja, bakal calon bupati dan pasangannya, Adnan Purichta dan Abdul Rauf Mallagani, bisa saja didiskualifikasi apabila mendaftar.

Kepala daerah yang kembali mencalonkan diri pada Pilkada 2020, dilarang melakukan mutasi pejabat. Terhitung, enam bulan sebelum masa penetapan pasangan calon (paslon) di komisioner.

Akan tetapi, Adnan Purichta dan Abd Rauf Mallagani yang kini masih menjabat sebagai bupati dan wakil bupati Gowa itu, justru melakukan mutasi. Ada 76 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilantik di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, kemarin.

Adnan melantik tujuh ASN dengan jabatan pimpinan tinggi pratama untuk eselon II, jabatan administrator untuk eselon III 28 orang. Lalu jabatan pengawas untuk eselon IV sebanyak 41 orang.

“Sudah ada izin dari Kemendagri. Suratnya keluar hari Jumat,” kata Plt Sekretaris Kabupaten Gowa, Kamsinah.

Terkait surat izin itu, ia menyebut dipegang Kepala BKPSDM Gowa, Muhammad Basir. “Bisa diminta sama beliau,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Gowa, Muhammad Basir, mengaku sudah mengantongi izin kemendagri. Akan tetapi, dokumen tersebut tidak disimpan digawainya. “Saya juga lupa nomornya. Bisa minta di Diskominfo mungkin,” katanya.

Akan tetapi, Kepala Diskominfo Gowa, Arifuddin Saeni, tidak dapat ditemui. Juga, tidak dihubungi. Baik telepon maupun pesan melalui WhatsApp. Nomor kontak diblokir.

Komentar

Loading...