Pemkot Makassar Didesak Survei Kesiapan Sekolah Terapkan Belajar Tatap Muka

Komisi D DPRD Kota Makassar, Al Hidayat Samsu

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Pemerintah belum bisa memastikan sampai kapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam masa pandemi ini diterapkan. PJJ atau belajar daring ini dimulai pada tanggal 16 Maret 2020, dimana anak mulai belajar dari rumahnya masing-masing tanpa perlu pergi ke sekolah.

Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Al Hidayat Samsu meminta Dinas Pendidikan Kota Makassar berkoordinasi dengan pihak sekolah melakukan terobosan agar pembelajaran tatap muka bisa segera dilakukan.

“Misalnya Disdik memerintahkan seluruh sekolah melakukan survei di sekolahnya masing-masing terkait protokol kesehatan,” ujar Al Hidayat, Senin (31/8/2020).

Hal ini menurut dia perlu dilakukan untuk mengetahui kesiapan masing-masing sekolah jika nantinya diberi lampu hijau pembelajaran tatap muka di sekolah.

Hasil survei tersebut bisa digunakan sebagai dasar apakah pihak sekolah beserta seluruh unsur di dalamnya benar-benar siap menerapkan pembelajaran tatap muka.

Selain itu, kesiapan guru, kurikulum belajar mengajar di masa pandemi, siswa, dan orang tua juga perlu ditelaah lebih dalam.

“Dari hasil survei masing-masing sekolah bisa menjadi indikator apakah pembelajaran tatap muka aman dilakukan. Termasuk adanya sosialisasi ke seluruh siswa, guru dan orang tua untuk saling jaga jarak, durasi belajarnya juga diatur dengan kreatif, pakai masker serta kesiapan fasilitas sekolah yang mengacu pada protap pencegahan Covid,” urai politisi PDI Perjuangan itu.

Komentar

Loading...