Strategi Dilan Pulihkan Dampak Korona, dari Modal Kerja hingga Pembebasan Iuran PDAM

Pasangan Dilan 2020 Syamsu Rizal (dua kiri) bersama istri dan Dokter Fadli (dua kanan) bersama istri calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar berfoto bersama diatas panggung dihadapan partai pendukungnya dalam acara Deklarasi Dilan 2020 di Tribun Tertutup Lapangan Karebosi Makassar Senin, 31 Agustus -- TAWAKKAL/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan), menggelar deklarasi secara virtual dari Tribun Lapangan Karebosi, Senin (31/8/2020) malam. Pada kesempatan itu, Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal, memaparkan visi misi sekaligus program pasangan doktor dan dokter ini untuk mengembalikan kejayaan Kota Makassar.

Deng Ical menyampaikan salah satu fokus Dilan adalah program dan strategi percepatan pemulihan dampak pandemi Covid-19. Terdapat 11 program yang terdiri dari dua bidang yakni kesehatan dan ekonomi. “Kita sudah susun strategi bersama percepatan pemulihan dampak Covid-19. Itu meliputi bidang kesehatan dan pemulihan ekonomi warga,” kata dia. 

Untuk bidang kesehatan, Deng Ical menyampaikan ada lima program yang disusun pasangan representasi Muhammadiyah-Nahdlatul Ulama ini. Di antaranya yakni 1 RW 1 Dokter Rakyat atau Si Dora untuk mewujudkan RW Sehat, Pos Pelayanan Terpadu dan Terintegrasi (Posyanduta’) dan Mobile Kotak Korona (Mobile Koko) pada setiap Rumah Tangga sebagai P3K Plus yang berisi hand sanitizer, masker dan buku pintar protokol kesehatan. 

“Pelibatan seluruh stake holder dalam kampanye adaptasi Kebiasaan Baru untuk kampanye hidup sehat berdasarkan protokol kesehatan dan nilai-nilai kultural yang relevan dan membebaskan biaya tindakan medis pasien Covid-19,” jelas Deng Ical.

Selanjutnya untuk pemulihan ekonomi warga, ia menyampaikan pihaknya memiliki program memastikan hak-hak pekerja terpenuhi berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Kader Muhammadiyah itu menyebut pihaknya menyiapkan dana kerja untuk usaha terdampak pandemi virus korona. 

Komentar

Loading...