Warning, Jokowi: Kalau Minus, Artinya Kita Masuk Resesi

Selasa, 1 September 2020 18:45

Presiden Jokowi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti, Indonesia sangat mungkin mengalami resesi di tengah pandemi Covid-19.

Karena itu, ia menekankan bahwa ekonomi Indonesia harus bangkit sehingga tidak terjerumus ke jurang resesi.

Adapun pada Kuartal II 2020 ini ekomomi di dalam negeri diketahui minus 5.32 persen.

44 persen dan untuk belanja kabupaten dan kota mencapai 48,8 persen.

“Hati-hati mengenai ini. Ini angkanya saya kira bisa kita lihat belanja untuk barang dan jasa realisasinya sudah berapa,” tuturnya.

“Untuk belanja modal berapa untuk belanja bansos berapa,” sambung mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

‎Jokowi berharap, agar realisasi APBD ini segera betul-betul menjadi konsentrasi harian bagi para gubernur.

Mengenai pengadaan barang dan jasa, belanja modal dan belanja bansos ini harus bisa ditingkatkan.

“Bahwa itu sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah bahwa itu sangat penting bagi menjaga kelangsungan daya beli dan konsumsi rumah tangga masyarakat kita,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
10
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar