Adian Napitupulu: Idealnya Subsidi Linear dengan Kenaikan Jumlah Kemiskinan

Rabu, 2 September 2020 15:25

Adian Napitupulu-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pembahasan APBN 2021 terkait subsidi Gas 3 kg, Adian Napitupulu meminta Pemerintah melalui Kementrian ESDM konsisten untuk mencari solusi sesuai dengan kalkulasi yang di paparkan pemerintah terkait situasi ekonomi saat ini.

Hal tersebut di sampaikan Adian karena dalam nota keuangan yang di sampaikan pemerintah tertulis subsidi Gas 3 Kg sejumlah 7 juta metrik ton atau sama dengan anggaran 2020.

Menurut Adian subsidi 7 juta metrik ton tersebut merupakan bentuk pemerintah tidak konsisten dengan kalkulasi pemerintah yang menyatakan bahwa di tahun 2021 di perkirakan sebagai akibat Covid 19 kemiskinan bisa meningkat di atas 9%.

Jika pemerintah konsisten maka harusnya subsidi gas 3 kg di naikan menjadi 7,8 juta metrix ton bahkan idealnya 8,2 juta metrik ton.

Adian juga memaparkan kalkulasi pemerintah terkait jumlah PHK yang sudah terjadi yaitu sebesar 3,5 juta sementara menurut KADIN PHK sudah sekitar 6,5 juta orang sedangkan hasil survey jumlah PHK mencapai angka 29 juta orang.

Kalau berdasarkan kalkulasi tersebut maka menurut Adian tidak logis jika subsidi Gas Elpiji tetap menggunakan perhitungan yang sama sebelum adanyanya wabah Covid 19 dan resesi ekonomi.

Adian menyatakan bahwa apa yang di sampaikan oleh komisi 7 untuk menaikKan subsidi gas 3 kg menjadi 7,5 metrik ton merupakan aspirasi yang di dapat dari masyarakat di dapil masing masing tentang minimnya gas subsidi dan juga sudah sesuai dengan perhitungan pemerintah terkait meningkat nya jumlah kemiskinan.

Menurut Adian ideal nya kenaikan subsidi tersebut linear dengan kenaikan jumlah kemiskinan yaitu di kisaran 9,8% hingga 11% atau 12%.

Adian menyebutkan bahwa konsumen gas elpiji 3 kg dominan di gunakan oleh masyarakat miskin dan UMKM sehingga jika pemerintah ingin menyelamatkan UMKM dan Rakyat miskin maka tidak cukup hanya memberikan subsidi gaji Rp 600.000 dan BLT bagi UMKM sebesar 2,4 juta tetapi juga meningkatkan subsidi gas 3 kg yang merupakan faktor produksi penting untuk UMKM.

Kesimpulan rapat komisi 7 di tutup dengan kesepakatan antara menteri ESDM dan komisi 7 untuk menambah subsidi gas 3 kg dari 7 juta metrix ton menjadi 7,5 juta metrik ton dengan catatan jika ada pembahasan APBNP maka di APBNP subsidi di tingkatkan lagi menjadi 7,8 juta metrik ton. (*)

Bagikan berita ini:
1
5
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar