Aniaya Berujung Maut, Satu Pelaku Ditembak Petugas

Pelaku penganiyaan yang diamankan di Polres Gowa.

FAJAR.CO.ID, GOWA – MA, 18 tahun meringis kesakitan. Kakinya baru saja ditembak menggunakan pistol milik Tim Anti Bandit Polres Gowa berpakaian preman.

Kepalanya nyaris plontos. Rambutnya dicukur dengan cara seadanya, akibat perbuatan kriminal yang dia perbuat.

MA adalah pelaku utama kasus penganiayaan berujung pembunuhan, di Jalan Tirta Jeneberang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sabtu, (8/8/2020) sekitar pukul 23.30 Wita.

Dia tak sendiri. MA ditangkap polisi bersama tiga orang temannya bernama RZ, 17 tahun, HM, 25 tahun, dan AS, 16 tahun.

Peristiwa penganiayaan berujung pertumpahan darah itu berawal saat RZ melintas di sebuah jalan, dan berpapasan dengan korban Bayu dan Agus.

“Motor yang dikendarai korban nyaris tabrakan dengan kendaraan pelaku. Korban pun menegur dan pelaku tak terima itu,” kata Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir Rabu (2/9/2020).

Tak diam begitu saja. Pelaku RZ mengadu ke teman-temannya yang saat itu berada tak jauh dari lokasi tempat dia nyaris tabrakan dengan korban.

“Pelaku tidak terima lalu memanggil empat orang rekannya yang saat itu sementara berada di bengkel, lalu menyerang dan melakukan penganiayaan,” jelas mantan Kasat Reskrim Polres Takalar ini.

Akibatnya, tiga orang korban yang diserang terkena luka tikaman. Di antaranya Bayu Saputra, 18 tahun, Irwan, 26 tahun dan Galang Pratama, 22 tahun meninggal dunia di RSUD Syekh Yusuf.

Komentar

Loading...