Bima Arya Sebut Kasus Covid-19 di Kota Bogor Meningkat

Wali kota Bogor Bima Arya Sugiarto

FAJAR.CO.ID, BOGOR — Penularan Covid-19 di Kota Bogor pada Agustus meningkat tajam mencapai 215 persen dan faktor penularan yang utama adalah dari klaster rumah tangga.

Hal itu disampaikan Wali kota Bogor Bima Arya Sugiarto melalui video berdurasi 3,42 menit yang diunggah pada akun instagramnya pada Selasa (1/9) malam.

Pada video tersebut Bima mengatakan, kasus Covid-19 di Kota Bogor sejak Maret hingga 30 Agustus ada 597 kasus positif.

Dari jumlah tersebut, 341 kasus positif berhasil sembuh, 30 kasus positif meninggal dunia, serta 226 kasus positif lainnya masih sakit.

Dari usianya, 60 persen kasus positif terjadi pada usia produktif yakni usia 20 tahun hingga 60 tahun. ”Mereka terpapar, karena memiliki banyak aktivitas di luar rumah,” kata Bima.

Menurut dia, orang usia lanjut yang terpapar Covid-19, 80 persen di antaranya memiliki riwayat aktivitas di luar rumah.

”Demikian juga anak-anak yang terpapar Covid-19, 15 persen di antaranya memiliki riwayat aktivitas di luar rumah,” terang Bima.

Karena itu, Bima mengingatkan seluruh warga Kota Bogor untuk berhati-hati dalam beraktivitas di luar rumah. ”Terapkan protokol kesehatan. Setelah sampai di rumah langsung membersihkan diri,” kata Bima.

Bima menuturkan, mencermati tren kenaikan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor berdasar waktu, pada Maret hingga April, terjadi kenaikan 107 persen. ”Saat itu adalah periode awal persebaran Covid-19 di Kota Bogor,” tutur Bima.

Komentar

Loading...