Buntut Video Asusila Saling Tindih Viral, Taman Ini Ditutup Sementara

DITUTUP SEMENTARA: Lokasi Taman Maramis yang ditutup untuk sementara ini. (Zainal Arifin/Radar Bromo)

FAJAR.CO.ID, KANIGARAN — Beredarnya video asusila saling tindih yang direkam di Taman Maramis, Kota Probolinggo, berbuntut.

Senin (31/8) malam, Pemkot Probolinggo menutup taman yang berlokasi di Kelurahan/ Kecamatan Kanigaran ini.

“Penutupan ini dilakukan sejak hari ini (Senin, 31/8), sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ujar Kasi Trantib Satpol PP Kota Probolinggo Hendra Kusuma.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Agus Efendi mengatakan, Taman Maramis ditutup sementara untuk menggugah masyarakat agar menggunakannya sebagai tempat rekreasi keluarga.

Fungsi Taman Maramis untuk rekreasi semua warga. Baik keluarga, PKL (pedagang kaki lima), dan masyarakat luas. Tujuan Wali Kota menutup Taman Maramis sementara ini untuk menggugah masyarakat yang datang ke sana untuk melihat fasilitas umum ini sebagai tempat rekreasi keluarga, bukan tempat melakukan asusila,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat harus ikut mengawasi jika ada yang menyalahgunakan fasilitas umum.

Ia juga memastikan telah berkoordinasi dengan Polres Probolinggo Kota untuk menyelidiki penyebar video asusila tersebut.

“Kalau lokasi memang di Taman Maramis. Dekat tembok kamar mandi taman sebelah timur. Kami melihat dari angle video, pengambilan videonya dari pagar luar taman,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, video asusila sepasang lelaki dan perempuan viral di media sosial.

Video itu memperlihatkan mereka telah melakukan hubungan intim saat siang hari di Taman Maramis. Siapa pelaku dan perekamnya, kini masih ditelusuri. (put/rud/jpc)

Komentar

Loading...