Dua OPD Banjir Anggaran di APBD Perubahan, Selebihnya Dipangkas

Rapat di DPRD Bone

FAJAR.CO.ID, BONE — Dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendapat suntikan anggaran yang begitu fantastis di APBD Perubahan 2020. Sedangkan yang lainnya anggarannya dipangkas.

Kedua OPD tersebut yakni Dinas Pendidikan anggarannya bertambah Rp9,4 miliar. Dari awalnya Rp140,5 miliar menjadi Rp149,9 miliar. Lalu Dinas Kesehatan mendapat tambahan Rp34,3 miliar. Awalnya Rp216,5 miliar sekarang sudah tembus Rp250,8 miliar. Selain itu, RSUD Tenriawaru juga mendapatkan tambahan anggaran Rp7,6 miliar

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bone, Bustanil Arifin Amri menyampaikan perlu dilakukan penataan program prioritas yang benar-benar penting dalam rangka penyelarasan anggaran sepadan dengan keuangan daerah.

“Harus dipetakan program prioritas dalam penyelerasan anggaran sepadan dengan keuangan daerah,” katanya kemarin.

Bustanil pun mempertanyakan beberapa instansi mengalami penambahan anggaran pada perubahan APBD 2020. Dinas Pendidikan anggaran bertambah 6,74 persen, Dinas Kesehatan bertambah 13,13 persen dan RSUD bertambah 7,33 persen.

“Intansi lain mengalami pengurangan, tetapi kenapa justru instansi tersebut mengalami kenaikan. Maka kami meminta ditinjau ulang untuk dirasionalisasikan sesuai situasi dan kondisi,” tegasnya.

Sementara Fraksi KPNR, Asrullah menjelaskan pada nota keuangan sejumlah kegiatan terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan ekonomi dan pengurangan angka kemiskinan dinilai kontradiktif dengan sejumlah anggaran OPD terkait.

Dia juga menilai pos penganggaran untuk pelatihan dan pemberdayaan masyarakat sangat minim, malah postur belanja dinilai masih banyak untuk kepentingan institusi OPD.

Komentar

Loading...