Kapolres Pelabuhan: Polisi yang Terancam karena Diserang Warga Boleh Lepaskan Tembakan

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Kadarislam.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kasus dugaan salah tembak di Jalan Barukang, Kota Makassar berawal dari seorang polisi diteriaki pencuri oleh warga.

Dari situ, jiwa polisi itu terancam karena sempat diserang. Beruntung dia ditolong oleh aparat kepolisian lain dan meletuskan beberapa kali tembakan ke arah warga.

Kapolres Pelabuhan, AKBP Muh Kadarislam, mengatakan, aparat kepolisian yang merasa jiwanya sangat terancam saat menjalankan tugas kepolisian, boleh melepaskan tembakan.

“Boleh. Sebetulnya ini kalau anggota terancam apalagi jiwanya, bisa melakukan pembelaan diri,” katanya, Rabu (2/9/2020).

Kata dia, polisi yang sempat diteriaki pencuri itu tidak membawa senjata api saat mengembangkan sebuah kasus di sana seorang diri.

Hingga akhirnya warga tak percaya bahwa dia polisi dan melakukan penyerangan. Puluhan aparat yang telah tiba di lokasi pun akhirnya saling serang dengan warga.

“Hanya yang bersangkutan memang tidak ada senjata dipegang. Makanya diselamatkan melalui tahapan juga Perkap 01,” jelasnya.

Sementara itu, warga yang pertama kali meneriaki polisi itu pencuri juga tak luput dari penyelidikan oleh polisi.

Orang itu diduga membuat warga lain ikut terprovokasi atas tuduhan pencuri terhadap polisi itu.

“Yang teriak polisi pencuri, ini yang kita juga lidik. Karena yang bersangkutan saat kejadian, sudah hilang,” kata perwira dua melati ini.

Komentar

Loading...