Kejagung: Pinangki Belanjakan Uang dari Djoko Tjandra Beli Aset Mewah

Jaksa Pinangki

FAJAR.CO.ID — Jaksa Pinangki Sirna Malasari telah dijerat pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Korps Adhyaksa menduga, uang suap dari Djoko Tjandra senilai USD 500 ribu atau setara Rp7 miliar dibelanjakan aset mewah oleh Pinangki.

Menelisik harta kekayaan istri dari perwira polisi ini melalui laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pada Rabu (2/9), total harta Pinangki sebesar Rp 6.838.500.000. LHKPN itu dilaporkan pada 2018.

Mantan Kepala Sub-Bagian dan Evaluasi II Biro Perencanaan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan ini tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp 6.008.500.000. Harta tidak bergerak itu tersebar di Bogor dan Jakarta Barat.

Selain itu, Pinangki tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 630.000.000. Harta bergerak milik Pinangki diantaranya, mobil Nissan Teana 2010 seharga Rp 120.000.000, mobil Toyota Alphard senilai Rp 2014 senilai Rp 450.000.000 dan mobil Daihatsu Xenia 2013 senilai Rp 60.000.000.

Kemudian, Pinangki tercatat memiliki kas dan serara kas senilai Rp 200.000.000. Total harta milik Pinangki sebesar Rp 6.838.500.000.

Sebelumnya, Kejagung menyatakan telah bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri dugaan pencucian uang yang dilakukan jaksa Pinangki Sirna Malasari. Kejagung menduga, uang suap dari Djoko Tjandra dibelanjakan sejumlah aset mewah oleh Pinangki.

Komentar

Loading...