Legislator NasDem Kritik Keras Proyek Pedestrian Tanjung Bunga

Irwan Djafar

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melanjutkan proyek pembangunan pedestrian Jalan Metro Tanjung Bunga. Pengerjaan akan dimulai pada 10 September mendatang.

Anggota DPRD Kota Makassar Irwan Djafar mengkritisi kebijakan tersebut. Ia meminta Pj Walikota Makassar Rudy Djamaluddin mempertimbangkan kelanjutan proyek pembangunan pedestrian Jalan Metro Tanjung Bunga yang menelan anggaran sebesar Rp 127 miliar.

“Saya meminta Pj Walikota untuk mempertimbangkan melanjutkan proyek pedestrian di Tanjung Bunga yang menelang anggaran Rp 127 miliar,” tegas Irwan di Gedung DPRD Kota Makassar, Rabu (2/9/2020).

Politisi Nasdem ini menilai pedetrian tersebut bukan proyek prioritas dibanding dengan banyaknya jalan berlubang yang mesti diperbaiki. Terutama di wilayah pinggiran dan perkampungan yang ketika musim penghujan, jalanan tersebut tergenang air.

“Kami anggap ini bukan prioritas masih banyak jalan-jalan di perkampungan yang masih bolong-bolong. Sehingga saat musim hujan, jalan tersebut digenangi air,” ketusnya.

Dengan jalan rusak tersebut, banyak warga pinggiran yang menjadi korban celaka. Hal ini yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah.

“Contohnya di Minasa Upa masih banyak jalan tergenang air dan rusak belum lagi drainase yang tersumbat. Di perkampungan Antang, Kassi-kassi yang sama sekali belum tersentuh, ini harus menjadi perhatian eksekutif,” tegasnya.

“Saya mengingatkan Pj Walikota untuk mendahulukan kepentingan masyarakat umum di banding kepentingan golongan,” pungkas Irwan.

Komentar

Loading...