Limbah Medis Covid-19 Cemari Sungai, Wadduh… Jumlahnya Ribuan Ton

Rabu, 2 September 2020 22:36

Ilustrasi Limbah Medis. (FOTO: AFP)

Pendiri Bank Sampah Sungai Cisadane, Ade Yunus juga mengakui banyak menemukan limbah sampah medis. ”Terutama setelah Tempat Pemrosesan Akhir Cipeucang Tangerang longsor beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Melihat fakta yang terjadi, politisi Partai Gerindra Saraswati Djojohadikusumo angkat bicara masalah ini. Secara tegas ia sangat menyesalkan munculnya pencemaran yang secara jelas meresahkan warga.

”Ya, seharusnya tata kelola limbah medis dijaga dengan sangat hati-hati, terutama di era Pandemi yang belum mereda ini. Jangan sampai menjadi alasan baru penularan ke warga Tangsel dan sekitarnya,” timpal Saraswati.

Menurutnya penanganan masalah ini harus dilakukan secepatnya, mumpung tingkat pencemaran sungai belum terlalu buruk. Memang limbah medis, terutama dalam masa pandemi ini, menjadi masalah tersendiri.

Pentingnya kemungkinan pemrosesan sampah di TPA di wilayah Tangsel dilakukan agar sampah-sampah tersebut bukan sekedar dibuang hingga melebihi kapasitas tampung. ”Karena TPA itu sendiri artinya Tempat Pemrosesan Akhir, bukan sekedar pembuangan akhir,” tegas Saraswati.

Selain itu, berkaitan dengan limbah medis Covid-19, calon wakil wali kota Tangsel itu yakin, pemerintah pusat tidak akan menolerir jika limbah ini dibuang sembarangan apalagi di aliran sungai.

Bagikan berita ini:
8
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar