Pejabat yang Diusir Gubernur Sulsel Akui Salah dan Minta Maaf

Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Nama Syafruddin Kitta menjadi sorotan. Pejabat di lingkup Pemprov Sulsel tersebut terpaksa keluar dari ruang pelantikan karena mendapat teguran dari Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah M.Agr, Selasa (2/8/2020).

Peristiwa kurang menyenangkan tersebut terjadi saat mantan Inspektur Pembantu Sulsel itu tengah bermain gawai pada saat gubernur memberikan sambutan. Dianggap kurang beretika, alhasil ia spontan mengusir pejabat tersebut dari ruang pelantikan.

Sadar telah melakukan perilaku yang tidak patut dicontoh, Syafruddin Kitta pun dengan berani menemui Gubernur Sulsel usai acara pelantikan. Ia memberi hormat dan meminta maaf akan keselahannya.

“Siap. Saya minta maaf pak. Saya tadi mencatat apa yang Pak Gubernur sampaikan,” ujarnya.

Kendati demikian, apa yang dilakukan pejabat bersangkutan bukanlah contoh yang baik. Meski alasannya hendak mencatat instruksinya lewat gawai.

“Ini bukan contoh yang baik walaupun alasan dia mencatat. Apalagi saya membahas tentang penguatan Aparat Internal Pengawasan Internal Pemerintah dan kebetulan dia bagian dari APIP,” terangnya.

Gubernur NA (akronim Nurdin Abdullah) menegaskan perilaku yang dilakukan pejabatnya tersebut merupakan simbol kekeliruan di kemudian hari.

“Kan kurang etis. Makanya, apapun arahan itu penting kita simak,” tutupnya.(rls)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...