Pesan Berantai… Pelajar Dirazia Jika ke Tempat Ramai, Wali Kota Bilang Begini

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID — Informasi berantai beredar di dunia maya. Info viral itu menyebutkan bahwa akan diadakan razia keliling terhadap para pelajar di DKI Jakarta.

Mereka akan diangkut oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) apabila masih kedapatan berada di tempat keramaian di tengah pandemi Covid-19.

Dalam informasi itu disebutkan, siswa yang terjaring razia ini akan langsung dikarantina. Petugas juga akan memanggil wali murid dan guru dari pelajar yang terazia.

Dalam kegiatan ini, petugas juga akan merazia pelajar yang tidak memakai masker. Mereka yang terciduk akan diberi sanksi berupa menyemprot lingkungannya dalam radius 1 kilometer.

Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali memastikan informasi yang beredar tersebut adalah kaba bohong atau hoax. Menurutnya, tidak ada rencana razia pelajar seperti yang disampaikan oleh informasi tersebut. “Hoaks banget,” kata dia saat dikonfirmasi Jawapos.com (grup FAJAR), Rabu (2/9/2020).

Berikut informasi bohong terkait razia pelajar yang beredar di media sosial:

Assalamualaikum wr wb.Bp ibu mohon untuk memberitahukan kepada putra putrinya mulai nanti malam dilarang berkeliaran diluar rumah atau berkerumun ditempat2 keramaian karena bapak Wali kota bersama satpol PP dan Satgas Covid 19 akan Razia keliling dg membawa mobil GDS/ Gerakan Disiplin Siswa. bagi yg terjaring akan diangkut di mobil untuk dikarantina , wali murid dan gurunya akan dipanggil juga, Razia masker bagi yg tidak memakai masker disuruh menyemprot lingkungan radius 1000 meter . Mohon untuk di Share di Paguyuban hari ini juga. Terima kasih. Wassalamu’alaikum wr.wb. (JPC)

Komentar

Loading...