Andi Irfan Jaya jadi Perantara Suap Djoko Tjandra dengan Jaksa Pinangki

AKHIRNYA MUNCUL: Pinangki setelah diperiksa penyidik Bareskrim Polri di gedung Kejagung, Jakarta, kemarin. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kejaksaan Agung (Kejagung) menduga BMW X5 lansiran 2020 milik jaksa Pinangki Sirna Malasari merupakan salah satu barang yang dibeli menggunakan duit suap dari Djoko Tjandra.

Selain mobil itu, penyidik tengah mendalami aset dan barang lain yang diduga kuat bersumber dari uang pemberian Djoko Tjandra. Termasuk dua apartemen di Jakarta Selatan yang sudah digeledah Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono menyampaikan, pihaknya mengamankan BMW X5 bernomor polisi F 214 itu demi kepentingan penyidikan. ”Karena mobil itu dibeli tahun 2020, sehingga ada dugaan dibeli dari hasil kejahatannya,” bebernya kemarin (2/9).

Selain mobil, penyidik mengamankan notebook dari apartemen Pinangki. Sejumlah dokumen pun sudah mereka amankan.

Sampai kemarin, sudah 14 saksi diperiksa Kejagung. Termasuk pengelola Apartemen Essence Darmawangsa dan Apartemen Pakubuwono Signature. Dua apartemen itu yang digeledah penyidik akhir pekan lalu.

Berdasar keterangan saksi, tersangka, dan hasil penggeledahan di beberapa tempat, Kejagung sudah memperoleh alat bukti yang menguatkan dugaan tindak pidana Pinangki dan Djoko Tjandra. Dua tersangka itu kembali dipanggil Kejagung.

Hari menjelaskan, Pinangki diperiksa Bareskrim Polri sebagai saksi. Pemeriksaan tersebut dilakukan di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung.

Kemarin Pinangki tiba sekitar pukul 10.30. Dia langsung masuk Gedung Bundar tanpa menjawab satu pun pertanyaan awak media. Begitu pun saat selesai diperiksa sekitar pukul 19.00, Pinangki tetap bungkam.

Komentar

Loading...