Aset Lahan dan Mobil Mewah Milik Konglomerat Disita KPK, Ini Kasusnya

ilustrasi KPK

FAJAR.CO.ID — 64 aset lahan dan dua mobil milik konglomerat Dadang Suganda (DS) disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyitaan itu karena yang bersangkutan adalah tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Bandung.

“Penyidik KPK telah melakukan penyitaan berbagai aset milik tersangka, di antaranya 64 bidang yang terdiri dari tanah dan atau bangunan dan dua unit roda empat, yaitu Toyota Fortuner dan Toyota Vellfire,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan yang diterima, Kamis (3/8/2020).

KPK memastikan terus membidik aset-aset milok Dadang yang diduga diperoleh hasil dari tindak pidana korupsi. Lebih lanjut Fikri mengaku, pihaknya mendapat informasi adanya perusakan plang terhadap tanda penyitaan objek dalam perkara ini.

Perusakan terhadap plang penyitaan itu dilakukan oleh sejumlah pihak yang tidak bertanggung jawab dan melanggar hukum. “Kami mengingatkan juga bahwa hal itu akan menjadi perhatian serius oleh penyidik,” pungkasnya.

Dadang Suganda sendiri merupakan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung.

Dadang diduga makelar tanah yang mendapatkan keuntungan sekira Rp 30 miliar dalam proses jual-beli tanah untuk proyek RTH Bandung. Atas perbuatannya, Dadang disangkakan melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Komentar

Loading...