Bawaslu Wanti-wanti ASN di Pilkada, Gubernur NA: Kalau Ada Berani Langsung Saja Pecat

Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Badan Pengawas Pemilu Sulsel mewanti-wanti agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk senantiasa bersikap netral jelang Pemilihan Kepala Daerah serentak 2020.

Senada dengan itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah pun menegaskan kunci pemicu instabilitas dalam sebuah pemerintahan terlebih jelang Pilkada yaitu ASN yang tidak mampu bersikap netral.

Ia bahkan menekankan bagi ASN yang terlibat, maka akan dipecat dan dicopot dari jabatannya.

“Langsung saja pecat kalau ada berani, kalau perlu ada kita siapkan formulir pemecatan baru langsung tanda tangani,” tegasnya.

Ia bahkan mengaku telah menyampaikan hal yang sama kepada kepala daerah. “Sudah saya kasih tahu Wali Kota kalau ada yang begitu (tidak netral) langsung tangkap,” ungkapnya.

Kendati penekanan terkait larangan ASN agar tetap bersikap netral terus digaungkan, namun tetap saja ada ASN yang terlibat jelang Pilkada tahun ini.

Hal itu terbukti berdasarkan data Bawaslu Sulsel yang mencatat dugaan pelanggaran netralitas ASN sebanyak 67 kasus dan 56 di antaranya telah direkomendasikan ke KASN.

Diketahui, jenis pelanggaran yang dilakukan pun berbeda-beda. Mulai dari ASN mendekati atau mencalonkan diri sebagai Bakal Calon, mendukung bakal calon melalui sosial media hingga menghadiri kegiatan silaturrahmi atau yang menguntungkan bakal calon . (Anti/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar