Demo Transparansi Anggaran Covid-19, Oknum Mahasiswa Terancam Tujuh Tahun Penjara

Oknum kader HMI anarkis dan merusak beberapa fasilitas di Gedung DPRD Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kasus pengrusakan beberapa fasilitas di Kantor DPRD Kota Makassar, membuat oknum HMI Korkom Tamalate ini kini mendekam di sel tahanan Polrestabes Makassar.

Ancaman penjara bertahun-tahun menanti 13 oknum kader HMI, sembari menunggu jadwal sidang dan putusan kelak di meja hijau kelak.

“Mereka dijerat Pasal 170 ayat 1 sub 406 Jo 55, 56 KHUP. Ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul, Kamis (3/9/2020).

Niat mereka baik yakni hanya meminta kepada Pemkot Makassar agar anggaran penangan Covid-19 disampaikan kepada umum. Mereka meminta kawalan dari DPRD Makassar namun tak digubris, hingga merusak di kantor itu.

Berkali-kali menggelar aksi unjuk rasa, namun isi tuntutannya tak pernah digubris oleh pihak terkait.

Bahkan pernah suatu ketika, insiden kecil sekaligus lucu terjadi. Sebuah mobil jenis sedan melintas di Jalan Bontolempangan, Kota Makassar saat mereka menggelar aksi demonstrasi, pada Rabu (17/6/2020) lalu.

Awalnya mobil sedan berwarna abu-abu itu memberanikan diri melintas di tengah kerumunan belasan massa, dari HMI Korkom Tamalate yang berunjuk rasa soal transparansi anggaran Covid-19, sambil membakar ban bekas di jalan itu.

Mobil itu pun ditegur dan diteriaki. Namun seketika, nyali massa langsung ciut setelah melihat sopir dalam mobil itu adalah seorang anggota TNI dan masih berseragam lengkap.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar