Ditelepon Anak, 2 Kali Beri Pesan yang Sama: Jaga Anak-anak

Saat evakuasi korban pembunuhan di Pasar II, Tembung, Percut. Foto: dok RM

FAJAR.CO.ID, MEDAN – Perempuan paruh baya bernama Fitry Yanti (44) ditemukan tergeletak tak bernyawa dengan sejumlah luka senjata tajam.Jasad korban pembunuhan sadis itu ditemukan di semak-semak Jalan Mahoni Pasar II Tembung, Desa Bandar Khalipah, Kec. Percut Seituan, Sumut.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing mengatakan timnya masih memburu pelaku. Dugaan awal pelaku kemungkinan orang dekat korban.

“Masih kami buru pelakunya dan pembunuh wanita di Percut diduga orang dekat korban,” katanya, Selasa.

Pihaknya melalui tim Polsek Percut dan Inafis Polrestabes Medan, tambah Martuasah, sudah melakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Polda Sumut Jl. KH Wahid Hasyim. Menurut dia, sejumlah saksi juga tengah dimintai keterangan terkait tewasnya Fitry.

“Sampai saat ini sudah 3 orang saksi yang menjalani pemeriksaan. Kalau ada tambahan saksi nanti kami sampaikan,” kata Tobing.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, Ramadius, sebelum Fitry ditemukan meninggal pada Sabtu (29/8) malam sekira pukul 21.00 WIB, korban keluar dari rumah orang tuanya di Jalan Bromo Gang Bahagia mengendarai skutik.

Selang satu jam kemudian, salah seorang anak korban menelepon ibunya (Fitry, red) untuk menanyakan keberadaannya. “Mamak di mana? Tanya anak korban. “Mamak di Tembung sama kawan. Jaga anak-anak (cucunya),” terang Ramadius menirukan ucapan anak korban yang laki-laki.

Komentar

Loading...