Jenazah Pilot Pesawat Golden Eagle Tergelincir di Landasan Pacu Lanud Iswahjudi Dimakamkan di Madiun

Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo, semasa hidupnya. (Penau Lanud IWJ/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Jenazah Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo, pilot pesawat T-50i Golden Eagle dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Madiun, Jawa Timur. Luluk Teguh Prabowo gugur akibat tergelincirnya pesawat bernomor ekor TT 5006 di landasan pacu Lanud Iswahjudi, Kabupaten Magetan.

Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi Letkol Sus Filfadri mengatakan, pemakaman dilakukan pada Rabu (2/9) malam. ”Pemakamannya sudah selesai. Dimakamkan di TMP Kota Madiun,” ujar Letkol Sus Filfadri seperti dilansir dari Antara di Magetan, Kamis (3/9).

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Dispenau, Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo meninggal dunia usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Pilot Luluk sebelumnya menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Jogjakarta akibat insiden tersebut. Kemudian, dia dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto.

”TNI AU berduka. Salah satu penerbang pilot pesawat T-50i Golden Eagle yang tergelincir di Magetan, Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo meninggal dunia, usai menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto. Jenazah dimakamkan di Madiun,” kata Kadispen TNI AU Marsma Fajar Adriyanto.

Letkol Pnb Anumerta Luluk lahir di Magetan pada 23 April 1982 dan tercatat sebagai lulusan Akademi TNI Angkatan Udara tahun 2003. Untuk menghargai jasanya, negara memberikan penghargaan kepada Luluk Wiggler Teguh dengan menaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Letkol Anumerta. Dia meninggalkan seorang istri bernama Dwi Purwanti dan dua anak yaitu Vandanu Wistara Putra Prabowo dan Nadira Kirana Prameswari.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...