Kader Risma Jadi Cawali Surabaya, Machfud Konsolidasi 8 Partai Pengusung

Kamis, 3 September 2020 11:35
Belum ada gambar

Pilwalkot Surabaya

Eri juga menyatakan sudah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya di pemkot. ’’Hari ini juga saya sampaikan juga ke Bu Risma dan DPRD. Insya Allah mulai besok sudah tidak berkantor di pemkot,” jelas Eri.

Kendati bukan kader PDIP, Eri mengaku secara otomatis sudah menjadi bagian dari PDIP setelah mendapat rekom sebagai cawali.

Sementara itu, Armuji menjelaskan bahwa tugas berat sudah menanti. Yaitu melanjutkan pembangunan pada masa Risma. “Pembangunan Surabaya harus berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan bahwa pemilihan Eri didasari kaderisasi kepemimpinan yang baik oleh Tri Rismaharini. ”Saya dapat informasi bahwa Eri telah lama mempersiapkan diri,” ucapnya seusai pengumuman kemarin.

Keberhasilan Risma dan Armuji yang sebelumnya juga aktif sebagai ketua DPRD Surabaya akan menjadi modal sosial PDIP untuk memenangkan paslonnya. Hasto menjamin tidak ada lagi kubu yang berbeda. ”Pemenangan kami hanya punya satu strategi, yakni gotong royong. Semua bergerak,” tegasnya.

Konsolidasi MA-Mujiaman

Miratul Mukminin, ketua tim pemenangan MA-Mujiaman, menyatakan sudah memprediksi sosok yang bakal diusung PDIP.Bagi dirinya dan seluruh pendukung MA-Mujiaman, hal itu tidak berpengaruh karena pihaknya telah melakukan persiapan untuk pemenangan MA-Mujiaman sejak jauh hari.

Karena itu, mesin partai, relawan, maupun unsur pendukung lain sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi siapa pun calon dari kubu seberang.

Bagikan berita ini:
10
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar