Pesta Seks Libatkan 56 Orang di Apartemen Mewah, Ini 9 Orang Tersangka

ILUSTRASI

Dari penyelidikan awal, pesta gay digelar privat dan terbatas, hanya orang tertentu yang bisa masuk ke dalam lokasi.

“Untuk masuk harus pakai akses. Kami koordinasi dengan security untuk masuk dengan awalnya melakukan penyamaran,” katanya.

Setelah memiliki cukup bukti, kata Yusri, tim penyamaran masuk ke dalam ruangan di apartemen itu.

Kemudian, petugas mendapati puluhan lelaki tanpa busana dan sedang melakukan pesta seks.

Dalam penggerebekan itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti. Antara lain, gelang tanda peserta, kondom, tisu magic, lulur, dan sebagainya.

Dijelaskan Yusri dalang acara tersebut adalah TRF. Dia mengaku untuk membuat pesta tersebut belajar dari Thailand. Dia juga yang menyebar undangan.

“Bahwa memang yang bersangkutan pernah belajar di Thailand. Inilah yang kemudian dipraktikkan,” katanya.

Acara dirancang satu bulan sebelumnya. Di mana dalam undangan itu tertulis Koempoel-Koempoel Pemoeda merayakan kemerdekaan.

Untuk bisa mengikuti pesta gay yang telah dilakukan sejak 2018 itu, banyak syaratnya. Diantaranya tiap peserta harus menggunakan dress code dengan masker warna merah putih, lalu dilarang membawa senjata api.

“Banyak persyaratan ya, misalnya tidak boleh membawa senjata api, tidak boleh membawa narkotika,” ungkapnya.

Selain itu, Yusri juga menjelaskan para undangan terbagi menjadi beberapa bagian. ada yang beperran sebagai wanita, laki-laki dan kedua-duanya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...