Prajurit TNI yang Sebar Berita Bohong Masih Dirawat, Panglima Sampaikan Ini

Suasana mencekam di Polsek Ciracas saat peristiwa berlangsung.

FAJAR.CO.ID — Hingga kini, belum jelas apa motif Prada Muhammad Ilham menyebarkan informasi bohong yang memantik rekan-rekannya bertindak di luar kendali pada Sabtu dini hari (29/8/2020) lalu.

Insiden yang mengakibatkan dua anggota polisi mengalami luka dan harus dirawat di rumah sakit.

Menurut Panglima Kodam (Pangdam) Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, itu masuk materi penyidikan yang tengah dilakukan Puspomad bersama Puspom TNI. Dia juga menyampaikan bahwa Ilham masih dirawat di rumah sakit.

“Belum stabil sehingga belum bisa memberikan informasi,” ujarnya, saat menyambangi Posko Pengaduan di Koramil 05/Kramat Jati.

Ilham masih dirawat lantaran luka di bagian kepala akibat terjatuh dari sepeda motor. Yang dia alami itu kecelakaan tunggal, tapi Ilham menyebut menjadi korban pengeroyokan.

Sebanyak 31 prajurit sudah diperiksa Puspomad. Sebanyak 12 di antaranya telah ditahan di rutan TNI.

Sementara itu, sesuai dengan arahan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, Kodam Jaya langsung menginventarisasi kerusakan akibat aksi oknum prajurit matra darat akhir pekan lalu. Menurut Dudung, sampai kemarin sudah ada 76 korban yang melapor. Dia memprediksi angka tersebut sangat mungkin terus bertambah.

Dudung menyampaikan itu lantaran sejumlah prajurit TNI-AD berkonvoi dari Arudina, Cibubur, sampai berulah di Polsek Ciracas. ’’Itu cukup jauh,’’ kata dia.

Komentar

Loading...