Prajurit TNI yang Sebar Berita Bohong Masih Dirawat, Panglima Sampaikan Ini

Kamis, 3 September 2020 20:44

Suasana mencekam di Polsek Ciracas saat peristiwa berlangsung.

Dudung menyampaikan itu lantaran sejumlah prajurit TNI-AD berkonvoi dari Arudina, Cibubur, sampai berulah di Polsek Ciracas. ’’Itu cukup jauh,’’ kata dia.

Semua pihak yang menjadi korban, lanjut Pangdam, dipersilakan untuk melapor kepada petugas di Koramil 05/Kramat Jati. Kodam Jaya membuka posko pengaduan di sana hingga tiga hari ke depan (5/9).

Karena itu, pihaknya belum bisa menghitung total kerugian akibat perusakan oleh oknum personel TNI-AD tersebut.

Kodam Jaya masih butuh waktu untuk menginventarisasi data yang dilaporkan para korban. Yang pasti, semua kerusakan bakal diperbaiki. Kerugian korban juga diganti.

Seperti yang disampaikan KSAD, kerugian itu menjadi tanggung jawab para pelaku. Meski demikian, TNI-AD menalangi dulu. Sebab, kerugian para korban perlu segera diganti. ’’Saya katakan, kami harus cepat dulu,’’ imbuhnya.

Dia memastikan, para pelaku tetap dibebani kewajiban mengganti semua kerugian akibat perbuatan mereka. “Ada mekanisme bagaimana dia (oknum prajurit TNI-AD) harus ganti (rugi),” kata jenderal bintang dua tersebut.

Bagikan berita ini:
7
9
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar