Puti Guntur Soekarno Sempat Viral, Djarot Saiful Hidayat Minta Lapor Polisi

Puti Guntur Soekarno saat mengunjungi ibu-ibu di Ngawi-- jpnn

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDIP akhirnya menunjuk nama Eri Cahyadi, yang sekarang menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeko) Kota Surabaya menjadi calon Wali Kota Surabaya yang akan diusung oleh PDIP.

Sedangkan sebagai Wakil Wali Kota Surabaya, DPP PDIP menunjuk Armuji yang saat ini menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur.

Tak ada nama Puti Guntur Soekarno yang disebut. Padahal, sekitar dua hari yang lalu, nama Puti Guntur Soekarno menjadi viral di media sosial.

Nama Puti Guntur Soekarno menjadi viral karena seolah dia yang ditunjuk maju dalam pemilihan Wali Kota Surabaya.

Sedangkan wakilnya adalah Lilik Arijanto. Lilik adalah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. Nama Puti dan Lilik muncul dalam surat keputusan yang seolah dibuat oleh DPP PDIP.

Pengurus teras PDIP pun kemudian membantah surat keputusan tersebut. Mereka menganggap jika surat tersebut adalah palsu. Apalagi sekarang setelah DPP PDIP secara resmi telah mengumumkan calon Walikota Surabaya dan wakilnya.

Surat tersebut benar-benar palsu, karena nama Puti sama sekali tak disebut. Kasusnya itu, tak hanya sebatas menjadi viral di media sosial. Kekinian, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat meminta kepada Adi Sutarwiyono Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Surabaya untuk melaporkan kasus tersebut.

Komentar

Loading...