Tersangka Suap Djoko Tjandra, Nasdem Pecat Andi Irfan Jaya

Andi Irfan Jaya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kasus Joko Soegiarto Tjandra, terus bergulir. Satu per satu orang yang diduga terlibat dijadikan tersangka. Yang terbaru, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan satu tersangka lagi. Dia adalah Andi Irfan Jaya. Pengusaha asal Sulawesi Selatan (Sulsel) ini diduga terlibat kasus gratifikasi alias suap terhadap jaksa Pinangki Sirna Malasari.

“Penyidik menetapkan satu orang tersangka lagi. Inisialnya AI. Yang bersangkutan disangka melakukan tindak pidana korupsi. Diduga ada percobaan atau pemufakatan jahat dalam dugaan gratifikasi yang dilakukan oleh oknum jaksa PSM,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Hari Setiyono di Kejagung, Jakarta, Rabu (2/9).

Politisi Partai NasDem itu dijerat dengan Pasal 15 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Pinangki diduga menerima uang dari Joko Tjandra melalui Andi Irfan terkait pengurusan fatwa ke Mahkamah Agung (MA). Usai ditetapkan sebagai tersangka, Andi Irfan lansung ditahan di Kejaksaan Agung.

Menanggapi hal itu, NasDem langsung mencabut status keanggotaan Andi Irfan. “Kejaksaan Agung sudah resmi menetapkannya sebagai tersangka. Jadi keanggotaannya dicabut. Sehingga, Andi Irfan bukan lagi anggota atau kader Partai NasDem. Dia sudah resmi dipecat,” tegas Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Ahmad Ali di Jakarta, Rabu (2/9).

Menurutnya, keterlibatan Andi Irfan dalam kasus Joko Tjandra, mengejutkan keluarga besar Partai Nasdem. Dia meminta kader lain dapat mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut.

Komentar

Loading...