Ini Durasi Pesta Seks Gay ‘Hot Space Indonesia’ dari Jam 21.00- 03.00 Dini Hari

komunitas gay hot space indonesia

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Polda Metro Jaya telah selasai menggelar rekontruksi penggerebekan pesta gay di apartemen bilangan Jakarta Selatan. Total adegan yang diperagakan 9 tersangka sebanyak 26 adegan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, dari 9 tersangka ada beberapa saksi dari 56 peserta gay yang turut dihadirkan dalam rekontruksi tersebut.

“Tetap 26 adegan diperagakan para pelaku, beberapa saksi jugs kita hadirkan,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2020).

Yusri menyebut, dari 26 adegan itu ada tambahan 15 poin, di mana di setiap adegan ada tambahn 15 poin di sub- sub masing adegan.

“Tapi ada tambahan 15 poin di sub sub masing adegan itu, hitungannya tetap 27 adegan,” ungkap Yusri.

Sementara itu, Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan 26 adegan yang diperagakan para pelaku, fakta baru yang tampilkan para tersangka ternyata durasi permainan pesta seks gay itu dari jam 21.00 WIB hingga 03.00 dini hari.

“Ada tahapan- tahapan setiap pengunjung yang datang, kalau tiba di hotel memberitahu di grup yang dibuat. Jadi durasinya mulai jam 21.00 dan peserta tidak boleh ada kembali sebelum jam 03.00 WIB,” ungkapnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggerebek sebuah apartemen di bilangan Jakarta Selatan. Apartemen tersebut diduga dijadikan sebagai tempat pesta penyuka sesama jenis alias gay pada 29 Agustus 2020.

Penggerebakan itu berawal dari laporan masyarakat setempat. Pasalnya akses untuk masuk ke apartemen tersebut sangat ketat.

Namun, karena berkat bantuan security tim akhirnya bisa masuk ke tempat tersebut.

Dari penggerebekan itu, 56 peserta gay terjaring dalam pesta gay tersebut. Namun hanya Sembilan orang yang ditahan.

Atas perbuatannya, sembilan tersangka berinisial TRF, DA, MA, KG, SP, NM, RP, A, dan HW dijerat dengan Pasal 296 KUHP dan/atau pasal 33 junto Pasal 7 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi.

Sementara, ancaman hukuman pun beragam didasarkan pada pasal yang dikenakan. Pasal 36 ancaman 10 tahun penjara, kemudian 296 KUHP ancamannya satu tahun penjara.

Terberat yakni Pasal 33 junto Pasal 7 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Pornografi. (fir/pojoksatu)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...