Kader HMI Pastikan Aksi Anarkis di DPRD Makassar Tak Terencana

Oknum kader HMI anarkis dan merusak beberapa fasilitas di Gedung DPRD Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Aksi pengrusakan fasilitas di Kantor DPRD Makassar beberapa waktu lalu, dianggap bukanlah sebuah aksi yang terencana.

Aksi anarkis itu hanya spontanitas, meskipun 13 kader HMI Korkom Tamalate ditangkap dan resmi ditetapkan tersangka oleh penyidik Sat Reskrim Polrestabes Makassar.

“Aksi itu memang spontan. Kami juga tidak inginkan terjadi hal seperti itu. 14 kali juga gelar aksi, Alhamdulillah tidak ada aksi anarkis kami. Semua berjalan baik sesuai prosedur,” kata Bendahara HMI Korkom Tamalate, Abdul Faisal, Jumat (4/9/2020).

Dia hanya menganggap, emosi rekan-rekannya itu tiba-tiba muncul karena kecewa. Sejumlah kader HMI nekat menginap di sekitaran kantor DPRD Makassar.

Di sana, mereka rela kedinginan saat malam hari demi bertemu dengan perwakilan legislator, untuk menggelar RDP pada pagi harinya.

Namun keinginannya untuk bertemu dengan wakil rakyat di sana tidak berhasil, hingga terjadi aksi anarkis berujung pada tindak pidana para mahasiswa saat itu.

Mereka mendesak Pemkot Makassar untuk transparan dalam pengelolaan anggaran Covid-19, yang selama ini mereka anggap tertutup.

Hingga pada akhirnya, mereka dijebloskan ke penjara atas aksi pengrusakan itu.

“Mereka dijerat Pasal 170 ayat 1 sub 406 Jo 55, 56 KHUP. Ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar