Lubang Hitam Bergabung Menjadi Ledakan Terbesar yang Diamati Manusia

Ilustrasi yang diberikan oleh LIGO / Caltech pada bulan September 2020 ini menggambarkan dua lubang hitam sekitar 66 dan 85 massa matahari yang berputar satu sama lain untuk membentuk lubang hitam.(AP)

FAJAR.CO.ID, TEKNO —  Lubang hitam semakin aneh bahkan bagi para astronom. Mereka sekarang telah mendeteksi sinyal dari tabrakan hebat di masa lampau dari dua lubang hitam yang menciptakan lubang hitam baru dengan ukuran yang belum pernah terlihat sebelumnya.

“Ini ledakan terbesar sejak Ledakan Besar diamati oleh umat manusia,” kata fisikawan Caltech Alan Weinstein, yang merupakan bagian dari tim penemuan.

Lubang hitam adalah wilayah ruang yang padat yang sangat padat sehingga bahkan cahaya pun tidak bisa lolos. Hingga saat ini, para astronom hanya mengamati mereka dalam dua ukuran umum.

Ada yang “kecil” yang disebut lubang hitam bintang yang terbentuk ketika sebuah bintang runtuh dan seukuran kota kecil. Dan ada lubang hitam supermasif yang jutaan, mungkin milyaran, kali lebih masif dari matahari kita dan di sekelilingnya seluruh galaksi berputar.

Menurut perhitungan astronom, apa pun di antaranya tidak masuk akal, karena bintang yang tumbuh terlalu besar sebelum runtuh pada dasarnya akan memakan dirinya sendiri, tidak meninggalkan lubang hitam.

Menurut Direktur penelitian Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis, Nelson Christensen, “keruntuhan bintang tidak dapat menciptakan lubang hitam bintang yang jauh lebih besar dari 70 kali massa Matahari kita.”

Kemudian pada Mei 2019, dua detektor mendapat sinyal yang ternyata merupakan energi dari dua lubang hitam bintang yang saling menabrak. Yang satu berukuran 66 kali massa Matahari kita dan yang lainnya berukuran serak 85 kali massa Matahari.

Komentar

Loading...