Oknum Kader Anarkis di DPRD, Bendahara HMI Korkom Tamalate: Kami Capek!

Suasana saat terjadi pengrusakan. FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Tuntutan transparansi anggaran Covid-19 di Pemkot Makassar oleh mahasiswa HMI Korkom Tamalate terus didesak hingga saat ini.

Perjuangan mereka takkan surut, meskipun 13 temannya ditetapkan tersangka, atas tindakan anarkis di DPRD Makassar yang meminta aspirasi mereka didengar oleh wakil rakyat di sana.

Bendahara HMI Korkom Tamalate, Abdul Faisal, mengatakan, tindakan anarkis itu merupakan imbas dari aksi unjuk rasa yang beberapa kali mereka gelar, namun tak pernah digubris oleh anggota DPRD Makassar.

“14 kali kami menggelar aksi berturut-turut, tidak ada kejelasan. Sehingga teman-teman putuskan ke DPRD Makassar. Sampai di sana, tak satupun perwakilannya yang temui kami,” katanya, Jumat (4/9/2020).

Mereka mengaku kecewa. Belasan kali menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Kota Makassar, tak pernah digubris oleh wakil rakyat di sana.

Mereka mengadu ke wakil rakyat untuk mendesak Pemkot Makassar, agar transparan dalam pengelolaan anggaran virus tersebut.

Kekesalan mereka berujung pada saat menginap di sekitaran kantor DPRD Makassar. Mereka menginap selama satu malam, berharap pagi harinya bisa menggelar RDP. Namun tidak berhasil hingga aksi anarkis itu terjadi.

“Teman-teman juga terbawa emosi karena sampai-sampai mereka bermalam kasihan berharap bertemu perwakilan DPRD Makassar,” tambahnya.

“Mungkin karena kecapean sampai bermalam dan tidak ditemui. Ya sebagaimana manusia, mungkin terbawa emosi dan terjadilah hal yang tak diinginkan,” sambungnya via telepon.

Kekesalan mereka dilampiaskan dengan merusak beberapa fasilitas di ruang paripurna DPRD Makassar. Seperti meja dan kursi yang dibanting dan mengalami kerusakan.

Pasca kejadian, 16 orang langsung diperiksa oleh polisi. Sehari kemudian, 13 orang di antaranya resmi diterapkan tersangka pada Kamis, (3/9/2020) kemarin.

13 orang itu sampai saat ini masih mendekam di balik jeruji di Polrestabes Makassar. (Ishak/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...