Politisi Golkar Minta Puan Maharani Jangan Asal Menghakimi Sumatera Barat

Ketua DPP Bidang Politik PDIP Puan Maharani mengumumkan nama-nama pasangan calon kepala daerah untuk Pilkada Serentak 2020, Jumat (28/8). Foto: DPP PDIP

FAJAR.CO.ID — Anggota DPR dari Dapil Sumatera Barat (Sumbar), Darul Siska, mengaku kecewa berat terhadap Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Pasalnya, putri bungsu Ketua Umum PDIP yang juga Ketua DPR RI itu menyatakan harapannya agar masyarakat di ranah Minang mau mendukung negara Pancasila.

Menurut Darul para pejabat publik seharusnya hati-hati dalam menyampaikan segela sesuatu di muka umum. Apalagi pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Saya kira pejabat publik harus hati-hati di dalam menyampaikan statement apalagi sebagai ketua lembaga negara,” ujar Darul kepada wartawan, Jumat (4/9).

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, Puan yang notabene-nya adalah Ketua DPR tidak boleh menafsirkan seolah-olah Sumatera Barat tidak mendukung Pancasila. Karena Pancasila sudah final dan semua rakyat juga menerima Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.

Jadi tidak boleh ada pejabat yang menghakimi satu daerah itu seolah-olah tak pancasilais,” katanya.

Darul juga menuturkan yang disampaikan Puan Maharani telah menganggu suasana kebatinan masyarakat Sumatera Barat yang dari dulu sudah sepakat Pancasila adalah sebagai Ideologi bangsa.

“Jadi saya kira harus ada introspeksi pejabat jangan mudah membuat pernyataan yang hanya kepentingan politik sesaat terus mengganggu rasa kebangsaan kita,” ungkapnya.

‎Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani membuat heboh masyarakat. Hal itu karena dia menyindir masyarakat Sumatera Barat saat pengumuman calon Gubernur Wakil Gubernur Sumatera Barat Mulyadi-Ali Mukni.

Komentar

Loading...