Pria Besar Tinggi dan Berkepala Botak Berbuat Terlarang, Siswi SMP hanya Bisa Menangis

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, BANDUNG – Seorang siswi SMP bernama Detiaputri Liviana, warga jalan Cicalengka, Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi korban perampokan, Kamis (3/9) siang hari.

Saat ditemui di rumahnya, belia yang baru duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas 3 ini, masih terlihat trauma. Ia hanya dapat diajak berbincang dari balik pintu besi dengan kondisi digembok.

“Kejadiannya kemarin jam 11 siangan. Yang diambil HP sama uang,” kata Deti, saat ditemui di rumahnya, Kamis (3/9).

Waktu kejadian itu, ia tinggal di rumah seorang diri. Ia masih ingat betul pria yang menyatroni rumahnya itu. Pria tersebut berperawakan besar tinggi, berkepala plontos.

Namun ia tidak dapat melihat wajah pelaku, karena pria tersebut menggunakan masker dan tubuhnya berbalut jaket kulit.

“Saya sendirian di rumah. Ayah berdagang susu kedelai keliling. Sementara dua kakak bekerja di salah satu mal di Bandung. Ibu merantau ke Jakarta,” jelasnya.

Saat kejadian, awalnya dia lagi mencari HP buat ngerjain tugas. Pas keluar kamar, saya liat orang itu (pelaku) sudah di teras rumah sambil pegang HP.“Jadi saya kaget ada orang, lalu dia nyamperin saya sambil pegang dagu,” terang Deti.

Saat kejadian itu terjadi, ia hanya bisa menangis. Namun kondisi sekitar rumah juga sepi. Meski rumahnya berada di gang sempit, kondisi gang tersebut memang sepi. Bahkan pelaku, hanya memegang kepala korban lalu pergi.

Komentar

Loading...