Sindir Fachrul Razi, PA 212: Semakin Kelihatan Ketidakpahamannya Soal Agama

Juru Bicara PA 212 Habib Novel Bamukmin, Senin (18/5).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) ikut memberikan tanggapan atas pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi soal radikalisme masuk masjid. Menag diminta menghentikan tindakannya mengeluarkan penyataan-pernyataan tak penting ke publik.

Mantan perwira TNI itu dinilai gagal paham soal agama. Terutama soal cara masuk paham radikalisme ke lingkungan masjid, pemerintahan, BUMN, serta masyarakat, yang dinilai gampang sekali.

Di antaranya, menaruh orang berpaham radikal yang memiliki level penguasaan Bahasa Arab bagus dan hafal Alquran atau disebut Fachrul Razi “anak good looking.”

“Saya meminta kepada menag untuk segera menghentikan komen-komennya yang tidak dipahami oleh keterbatasan pengetahuan agamanya yang sangat minim sehingga makin keliatan kegagal pahamannnya dalam agama,” kata Juru Bicara PA 212 Novel Bamukmin, Jumat (4/9/2020).

Menurut Novel, paham radikalisme hanya isu gorengan untuk kepentingan politik penguasa. PA 212 menilai kabar tersebut hanya untuk menutupi serangan terhadap ideologi Pancasila.

“Menag sangat tidak pernah punya sikap untuk melawan berbagai bentuk penistaan agama dan kriminalisasi ulama. Justru penegak penegak ajaran Islam yang benar dicurigai terus sebagai paham radikal padahal yang radikal dan sesat adalah ormas yang mempersekusi ulama dan menyerang hilafah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Novel meminta justru agar Menag fokus saja memperdayakan seluas-luasnya para penghafal Alquran. Menurutnya hal itu jauh lebih penting.

Komentar

Loading...