DPO Mabes Polri Kasus Pajak Rp14 Miliar Ditangkap di Bali

Ignatius Michael alias Michael Tirta saat ditangkap di Gerokgak, Buleleng Jumat (4/9/2020). (IST)

FAJAR.CO.ID, BALI — Tim IT Resmob Ditreskrimum Polda Bali yang mem-back-up Sat Resmob Bareskrim Polri melakukan penangkapan terhadap seorang pria bernama Ignatius Michael alias Michael Tirta.

Dia merupakan buronan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 39 ayat (1) huruf i Undang-Undang Nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009.

Sebelumnya, Michael merupakan DPO Mabes Polri, dengan nomor DPO/01/VIII/2020/Bareskrim tanggal 14 Agustus 2020. Tidak tanggung-tanggung, kerugian negara akibat ulahnya mencapai Rp14 miliar.

Dir Reskrimum Polda Bali, Kombes Pol Dodi Rahmawan menjelaskan bahwa penangkapan Michael bermula dari adanya informasi bahwa dia sedang berada di Perumahan Gatsu Permai Blok 16, Denpasar, Bali. Lalu Kamis (3/9) tim Resmob Bareskrim Polri berkoordinasi dengan Resmob Polda Bali untuk melakukan penyelidikan.

Namun pukul 16.43 Wita, target malah bergeser ke arah Gerokgak, Kabupaten Buleleng. “Anggota kami ikut bergeser memantau pergerakan target ini ke Buleleng,” katanya, Sabtu (5/9).

Lalu, Jumat (4/9), sekitar pukul 01.30 Wita, keberadaanya terpantau di PT. Trimitra Anugrah Segara miliknya sendiri di Gerokgak, Buleleng. Kemudian didampingi oleh Resmob Polda Bali dan Polsek Gerokgak, Michael Tirta langsung diringkus.

Kasus yang menjeratnya ini bermula dari seorang bernama Ricky Dwicahyono yang kini sudah jadi tersangka. Saat itu Dwicahyono dihubungi oleh Andri Widiastuti dari PT Mangga Dua untuk minta bantuan agar dapat menyediakan faktur pajak untuk PT Mangga Dua.

Komentar

Loading...