Dua Tahun Kepemimpinan Nurdin-Sudirman, Begini Penilaian Prof Marzuki

Dua Tahun Kepemimpinan Nurdin-Sudirman

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Kepemimpinan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman genap berusia dua tahun, hari ini.

Catatan Bappelitbangda Sulsel, capaian Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) hampir mencapai angka 50 persen. Tetapi, coronavirus desease 2019 (covid-19) membuat lajunya tersendat. Melambat. Ekonomi menurun drastis.

Padahal target tahun ini, bisa tembus di atas tujuh persen. Tetapi, tiba-tiba anjlok. Minus. Kendati begitu, dampak keterpurukan tak terlalu besar dan bisa diatasi pemerintah. Sektor pertanian tumbuh dua persen.

Data BPS Sulsel mencatat angka kemiskinan mengalami penurunan pada 2019, yakni 767,80 ribu jiwa. Angka itu menurun 3,1 persen dibanding tahun sebelumnya dengan total kemiskinan 792,63 ribu jiwa.

Angka pengangguran di Sulsel menurun 12.801 orang atau 6,1 persen. Dari yang awalnya 213.105 orang menjadi hanya 200.304 orang.

Terkait data-data tersebut, ekonom Unhas Prof Marzuki menilai adanya perubahan pencapaian dari pemerintahan sebelumnya ke pemerintahan Nurdin Abdullah (NA) dan Andi Sudirman Sulaiman (Andalan). Kebijakannya memporsir kegiatan infrastruktur serta bidang ekonomi, membawa tren baik sebelum dilanda covid-19.

Tren penurunan kasus kemiskinan dan pengangguran menjadi buktinya. Kata dia, hal itu mengindikasikan pelaksanaan RPJMD sudah sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat.

“Pertumbuhan pun cenderung stabil. Beberapa indikator makro membaik, hingga memberikan dampak yang positif atas kondisi kemiskinan hingga inflasi,” bebernya.

Komentar

Loading...