Penahanan Tersangka Perobek Uang Pelicin Akhirnya Ditangguhkan

Daeng Manre (tengah)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — 19 hari lamanya Daeng Manre mendekam di balik jeruji besi. Tersangka kasus perobek uang sogokan ini akhirnya menghirup udara segar.

Praperadilan yang diajukan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, membuat pria 45 tahun itu kini bisa kembali ke sanak keluarganya.

Dia ditahan dan ditetapkan tersangka oleh Dit Polairud Polda Sulsel karena merobek uang sogokan dari PT Boskalis yang dianggap melecehkan mata uang rupiah.

Penahanannya pun ditangguhkan berkat pengawalan LBH selama ini.Direktur Dit Polairud Polda Sulsel, Kombes Pol Hery Wiyanto, membenarkan penangguhan itu.

“Sudah ditangguhkan (Daeng Manre),” singkatnya melalui pesan singkat, Sabtu (5/9/2020).

Kata dia, pemilik nama lengkap Mansur Pasang Daeng Manre ini sudah bisa hirup udara segar sejak 1 September 2020 lalu.

“Daeng Manre tanggal 1 (penagguhannya), Mas,” pungkas perwira tiga melati ini.

Meski tak lagi di sel tahanan, Daeng Manre masih tetap dalam pengawasan aparat. Jika terbukti kembali melakukan hal serupa, salah satu sanak keluarganya yang akan ditahan.

Sedangkan nelayan lain yang juga sempat ditangkap dan ditahan saat melawan aparat, hingga kapalnya dirusak dan ditenggelamkan, juga dibebaskan.

Nelayan itu diketahui bernama Sahar, asal Pulau Kodingareng. “Sudah ditangguhkan tanggal 31 kemarin,” jelas Kombes Hery.

Sahar dan Manre adalah dua di antara banyaknya nelayan yang ditangkap dan ditahan polisi saat menolak kehadiran PT Boskalis.

Komentar

Loading...