Soal Mutasi Pejabat Lingkup Pemkot, NA: Itu untuk Menjaga Netralisasi ASN

Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, mengatakan, pelantikan dan mutasi jabatan yang dilakukan Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Jamaluddin, guna menjaga netralisasi ASN di lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Pelantikan dan mutasi jabatan di lingkup Pemkot Makassar diketahui telah melalui izin Gubernur Sulsel dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Itu pelantikan dilakukan dalam rangka menjaga netralitas ASN. Tentu atas izin Gubernur dan izin Mendagri,” ucap Nurdin.

Sementara, saat dikonfirmasi terkait adanya ASN yang tidak netral jelang tahapan pilkada, ia enggan berkomentar.

“Tidak. Saya tidak mau masuk ke ranah itu, yang penting itu juga bagian dari penyegaran,” bebernya.

Nurdin menyebut, pihaknya hanya ingin bekerja secara profesional, sebab pengawasan netralitas ASN merupakan tupoksi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

“Tanya di Bawaslu itu, karena kita bukan panwas, kita ini kerja profesional saja, kita tidak mau urusi itu,” sambungnya.

Sebelumnya, pada Jumat (4/9/2020) Rudy Djamaluddin, melantik 32 pejabat eselon III dan IV hasil mutasi di Balai Kota. Selain itu, ia juga mencopot dua pelaksana tugas, yakni Plt Kepala Dinas Pendidikan Amelia Malik dan Plt Kepala Dinas PU Nirwan Mungkasa. (anti/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...