Tiga Hari Belum Pulang Usai Pamit Belajar, Begini Kecurigaan Keluarga

BELUM PULANG: Icha yang meninggalkan rumah sejak Rabu (2/9) lalu belum diketahui keberadaannya hingga kemarin. (Dokumen Keluarga Icha for radarkediri.id)

FAJAR.CO.ID, NGANJUK–Pujiono, 35, dan Lasmiati, 34, gundah gulana. Pasalnya, Icha Fatika Sari, 13, putrinya tidak pulang ke rumah sejak Rabu (2/9) sore. Siswi kelas VII SMP asal Kelurahan Kramat, Kota Nganjuk ini diduga dibawa kabur cowok yang dikenalnya lewat game online.

Data yang dihimpun koran ini menyebutkan, sebelum dilaporkan hilang, Icha pamit belajar kelompok bersama Ad, dan Yy, temannya sekitar pukul 14.00. “Temannya (Ad, Red) datang ke rumah mengajak belajar kelompok,” ujar Pujiono ditemui koran ini di rumahnya kemarin.

Mengendarai sepeda masing-masing, Ad dan Icha lantas menjemput Yy, satu temannya lagi, di Lingkungan Jarakan. Dari sana, Icha dan Yy lantas berboncengan sepeda menuju ke Alun-Alun Nganjuk. Sedangkan Ad naik sepeda sendiri.

Bukannya belajar kelompok. Rupanya, Icha janjian bertemu dengan teman prianya di Masjid Agung Baitussalam. “Dua temannya (Ad dan Yy, Red) menunggu di seberang jalan,” lanjut Puji menuturkan cerita Ad saat ditanyai polisi.

Mereka berada di sana hingga sekitar pukul 15.00. Selanjutnya, Yy yang mendapat telepon dari ibunya mengajak Icha pulang. Bukannya ikut. Gadis berambut panjang itu justru meminta Yy dan Ad pulang lebih dulu.

Bahkan, Yy diminta membawa pulang sepeda Icha. Alasannya, dia akan diantar oleh teman cowok yang dikenalnya di game online tersebut. “Jam 15.00 saya telepon katanya masih membeli jajan,” tutur Puji.

Kesabaran Puji dan Lasmiati mulai habis sekitar pukul 15.30. Keduanya mencari Icha di rumah Yy. Saat itulah mereka tahu jika sulung dari dua bersaudara itu berada di alun-alun. Yang mengejutkan, saat dicari di sana Icha sudah tidak ada.

Menyadari anaknya tidak ada di alun-alun, Puji berusaha menghubungi ponselnya. Tetapi, tetap tidak diangkat meski terdengar nada sambung. Tak ingin terjadi sesuatu dengan putrinya, dia langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nganjuk Kota.

Tak hanya melapor ke polisi, Puji dibantu temannya berusaha melacak keberadaan Icha. Pada Kamis (3/9) lalu dia diketahui sempat ada di Bojonegoro.

“Saya langsung kesana bersama dengan teman. Mencari dengan melihat kondisi dan lokasi terkini handphone,”urainya.

Saat Puji tiba di Bojonegoro, ternyata lokasi terkini ponselnya sudah berbeda lagi. Puji pun berusaha terus melacak. Pun menanyakan kepada warga sekitar dengan menunjukkan ciri-ciri anaknya.

Kala itu, menurut Puji ada salah satu pemilik toko di Bojonegoro yang mengaku melihat gadis mirip dengan Icha yang pernah mampir. “Tapi tidak tahu kemana lagi,” bebernya.

Setelah lewat tiga hari dan putrinya belum kunjung ditemukan, Puji mengaku masih terus berupaya melakukan pencarian. Dia berharap keberadaan putrinya segera diketahui.

Terpisah, Kapolsek Nganjuk Kota Kompol Budi Narianto membenarkan tentang laporan anak hilang yang diterimanya. “Kasusnya ditangani polsek dan Polres Nganjuk,” tegas Budi.

Polres, lanjut Budi, sudah berkoordinasi dengan polres jajaran. Termasuk dengan Polres Bojonegoro. “Kami sudah mengantongi ciri-ciri pemuda yang membawa lari korban. Masih berumur remaja,” imbuh Budi.

Bantu Icha Pulang:

-Pamit belajar kelompok dengan dua temannya pada Rabu (2/9) lalu

-Bertemu dengan pemuda berbadan agak gendut, wajah bulat, dan memakai baju doreng di depan masjid Baitussalam.

-Icha pergi dengan pemuda yang mengendarai motor Yamaha Jupiter

-Icha terakhir kali diketahui memakai kaus lengan panjang berwarna biru berlogo Adidas.(rk/rq/die/JPR)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar