Tokoh Papua: Hanya di Rezim Jokowi, Agama dan Pancasila Selalu Dijadikan Alat Propaganda

Christ Wamea (Twitter @Chriswamea)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Tokoh masyarakat Papua, Christ Wamea mengatakan, hanya di rezim Presiden Joko Widodo, radikalisme dan pancasila selalu digaungkan.

Christ menilai, seolah pemerintah ingin menutupi kegagalan dengan propaganda dua isu tersebut.

“Agama dan pancasila terus dijadikan alat propaganda oleh rezim ini untuk menutupi semua kegagalan yang terjadi. Radikalisme dan pancasilais terus digaungkan.” Tulis Christ di akun twitternya, @ChristWamea. Sabtu (5/9).

Dia menilai, komentar-komentar para menteri juga seperti buzzer yang mana tidak memberikan kesejukan kepada masyarakat.

“Para menteri pun narasi-narasinya sama dengan buzzer yang tidak memberikan kesejukan.” Ucap Christ.

“Hanya direzim ini yang hampir setiap hari umat disuguhi dengan narasi-narasi pemecah belah Islam di bangsa ini.” Sambung Christ.

Sebelumnya kader Partai Demokrat ini ikut menyinggung Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi.

Christ mengatakan, semenjak dilantik, Menag selalu membawa isu radikalisme. Seolah fungsi Menag hanya soal radikalisme.

Christ mempertanyakan fungsi Menag. Dia menilai, setiap argumen Menag Fachrul Razi, seolah agama itu sarang radikalisme.

“Sebenarnya ini menteri urusan radikalisme atau menteri agama. Karena terus beropini seperti ini maka seakan-akan agama itu sarang radikalisme.” Ucap Christ. (dal/fin).

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...