Warga Meninggal, Iuran BPJS Tetap Dibayar, Ada Data PBI Fiktif?

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Ada temuan Komisi IV DPRD Bone sekaitan Peneriman Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Ada 14.000 data yang selalu dibayarkan rutin oleh Pemkab Bone, namun orangnya diketahui sudah meninggal maupun pindah domisili.

Dari 14.000 PBI itu jika dirupiahkan sekitar Rp231 juta yang dibayar setiap tahunnya. Sebab, iuran PBI yang ditanggung pemerintah Rp16.500 dari total Rp42.000. Itupun belum dilakukan verifikasi semua. Baru sebagian kecilnya.

“14.000 data orang yang itu sudah meninggal, dan berpindah domisili,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Bone, Andi Akhiruddin Sabtu (5/9/2020).

Kata dia, pihaknya mendorong kepada Dinas Sosial untuk melakukan pendataan ulang serta melakukan verifikasi ulang. Apalagi sudah ada anggaran digelontorkan. “Rp1,5 miliar anggaran untuk verifikasi,” tambahnya.

Sementara Sekda Bone, Andi Islamuddin menjelaskan sekaitan dengan permasalahan BPJS ini pihaknya bakal memanggil semua OPD terkait termasuk BPJS untuk melakukan verifikasi data yang bermasalah.

“Untuk memverifikasi itu harus duduk bersama. Termasuk melibatkan dinas catatan sipil. Karena saya tidak mau ketika tidak ada OPD yang hadir, semua harus hadir untuk mempertegas dimana sesungguhnya letak masalahnya dan apa langkahnya. Yang pasti ini tidak boleh larut, apalagi pembayaran pemda ke BPJS sudah selesai,” tegasnta. (agung/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...