Waria Seolah Tewas Bunuh Diri, Ternyata Dihabisi Dua Remaja

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID — Asmat, 31, warga Desa Langpanggang, Kecamatan Modung, Bangkalan, diduga dibunuh. Dua hari dia tidak pulang.

Duka itu dialami keluarga wanita pria (waria) tersebut. Setelah dua hari tidak pulang, keluarga melihat story di WhatsApp (WA) berisi permintaan maaf dan pamitan.

Karena takut terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, seorang anggota keluarga mendatangi salon milik Asmat Kamis (3/9) sekitar pukul 17.30. Lokasinya berada di pinggir Jalan Raya Desa Langpanggang.

Pada saat itu di tempat kejadian perkara (TKP) juga ada teman Asmat yang hendak potong rambut. Mereka R (inisial) dan A. Sama-sama berumur 18 tahun. Dua rekan Asmat itu sudah menunggu lama. Sedangkan tempat usaha tersebut dalam keadaan kosong dan listrik padam.

Lalu, R hendak ke kamar mandi. Saat itulah dia kaget karena melihat Asmat tak bernyawa. Posisi leher terikat selang air. Dari hidung korban keluar darah.

Setelah itu, saksi melaporkan ke polsek dilanjutkan ke Polres Bangkalan. Lalu, tim Satreskrim Polres Bangkalan bersama tim identifikasi melakukan olah TKP dari pukul 18.00–20.00. Saat olah TKP, tim menemukan kejanggalan. Di kepala belakang korban ditemukan luka akibat pukulan benda tumpul.

Selain itu, kondisi salon dalam keadaan berantakan. Kendaraan dan handphone (HP) Asmat tidak ada di tempat. Setelah tim melakukan olah TKP, dilanjutkan melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil menangkap seorang tersangka sekitar pukul 21.30. ”Dalam waktu sekitar lima jam pelaku berhasil kami amankan,” tuturnya.

Komentar

Loading...