China Bangun Pangkalan Militer di Indonesia? Ini Jawaban DPR

Wakil ketua DPR Sufmi Dasco sempat menjadi pasien positif Korona. Politikus Gerindra itu dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani rapid test. (dok JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara terkait isu China akan membangun pangkalan militer di wilayah Indonesia, seperti yang dirilis dalam laporan tahunan Kementerian Pertahanan Amerika Serikat.

Menurutnya, sesuai dengan kebijakan politik luar negeri bebas aktif, Indonesia tidak akan menjadi wilayah pangkalan militer negara manapun.

“Kalau melirik wilayah Indonesia, bukan China saja, negara lain termasuk Amerika tentunya juga melirik, kan itu baru melirik,” ujar Dasco, Sabtu (5/9/2020). Dasco mengatakan, Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri juga sudah menepis isu yang beredar.

“Sudah jelas bahwa NKRI berdaulat penuh dan dengan politik bebas aktif pastinya tidak akan menjadi pangkalan militer negara manapun. Apalagi kita di ASEAN itu cukup berperan mendorong suasana yang damai dan aman di kawasan ASEAN, tentunya bisa diambil kesimpulan bahwa apa yang disampaikan isu-isu tidak benar,” tandas politisi Fraksi Partai Gerindra itu.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi merespons laporan Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang menyebut Indonesia sebagai salah satu negara yang dianggap China sebagai lokasi untuk fasilitas logistik militer.

Laporan tahunan Pentagon berjudul “Military and Security Development Involving the People’s Republic of China 2020” itu mengungkap rencana China untuk membangun jaringan logistik militer di Asia Pasifik.

“Secara tegas saya ingin menekankan bahwa sesuai dengan garis dan prinsip politik luar negeri Indonesia, maka wilayah Indonesia tidak dapat dan tidak akan dijadikan basis atau pangkalan maupun fasilitas militer bagi negara manapun,” kata Retno saat menyampaikan keterangan pers secara virtual. (endra/fajar)

Komentar

Loading...