Covid-19 di DKI Jakarta Makin Tinggi, Sehari Tambah 1.245 Kasus

Ilustrasi pelaksanaan rapid test untuk mengetahui kasus Covid-19 (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

“Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 64.341. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 49.587,” ujar Dwi.

Dwi menjelaskan jumlah kasus aktif yang terpapar penyakit pneumonia akibat virus corona jenis baru (COVID-19) itu di Jakarta saat ini, sebanyak 10.664 orang (bertambah 486 dari sebelumnya 10.178 orang) yang masih dirawat/ isolasi.

Sedangkan, dari jumlah kasus terkonfirmasi secara total di Jakarta pada Minggu ini sebanyak 46.691 kasus, ada 34.738 orang dinyatakan telah sembuh (bertambah 747 dibanding hari sebelumnya 33.991 orang), sedangkan 1.289 orang (bertambah 12 dibanding sebelumnya 1.277) meninggal dunia. Dalam persentase, tingkat kesembuhan di Jakarta adalah 74,4 persen (sebelumnya 74,8 persen) dan tingkat kematian 2,8 persen (sama seperti sebelumnya).

Untuk “positivity rate” atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta setelah penambahan Minggu ini, sebesar 14,0 persen (sebelumnya 13,1 persen), sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 6,8 persen (sebelumnya 6,7 persen). WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari lima persen.

Selama vaksin belum tersedia, maka penularan wabah harus dicegah bersama-sama dengan disiplin menegakkan pembatasan sosial dan protokol kesehatan.

Dwi menyebutkan hal yang perlu diingat oleh masyarakat untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip dalam berkegiatan sehari-hari yakni tetap tinggal di rumah bila tak ada keperluan mendesak; menjalankan 3M: Memakai masker dengan benar; Menjaga jarak aman 1-2 meter; dan Mencuci tangan sesering mungkin.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...